Vincent Vam Gogh

Sejak November 1881 sampai dengan Juli 1890, Vincent Van Gogh telah menghasilkan lebih dari 900 lukisan. Sejak kematiannya, beliau masih menjadi salah satu seorang pelukis ternama di dunia. Lukisan van Gogh memiliki telah merebut hati para pecinta lukisan dan membuat dunia baru dalam dunia seni lukis untuk para pecinta lukisannya. Hal itu tercantum di setiap deskripsi lukisan yang telah ia buat sebagai seorang pelukis. Hal tersebut berhubungan langsung dengan hasil karya beliau seperti starry night, sunflower, irises, poppies, dan the potato eaters.

Pada Desember 1881, saat usianya beranjak 28 tahun ia menghasilkan lukisan pertamanya dan langsung menuliskan pesan untuk saudaranya theo mengenai bagaimana menjadi seorang pelukis, “Theo, saya sangat menyukai peralatan lukis saya, dan saya pikir saya akan mendapatkannya sekarang setelah melukiskannya di akhir tahun nanti, maka lebih baik jika saya memulainya secepatnya

Van gogh bekerja di faveris pace untuk mendapatkan uang. Karena mental dan fisiknya tidak kuat dan tidak bisa meninggalkan sedikit waktu untuk dirinya sendiri (ketika ia dituntut untuk terus bekerja), maka pada maret 1882, beliau mengirim kan surat lagi untuk saudaranya theo, “Saya tahu bahwa saya memiliki kesulitan finansial pada diri saya, tetapi saya tau bahwa tidak ada yang tidak mungkin yang berhubungan dengan handicraft dan pekerjaan yang bisa dilakukan dengan satu tangan ini. Jika Anda menjadi seorang pelukis, satu hal yang harus kamu tahu bahwa melukis dan segalanya akan sedikit berhubungan dengan kemampuan fisik Anda dalam bekerja. Tinggalkan hal yang berbau dengan mental, kesulitan dalam berpikir, ini akan menjadikan fisik Anda terganggu dan akan terus begitu setiap harinya.”

Dalam suratnya yang sama pada tahun 1882, van gogh menuliskan “ada 2 hal yang harus dipikirkan mengenai seni lukis, bagaimana untuk tidak melakukannya dan bagaimana untuk bisa melakukannya. Bagaimana untuk bisa melukiskan banyak lukisan hanya dengan sedikit warna. Dan bagaimana untuk tidak melukiskannya dengan banyak warna tetapi Anda hanya melukiskannya sedikit.

Van gogh percaya bahwa untuk menjadi pelukis yang baik Anda harus menguasai teknik menggambar sebelum menambahkan warna. Bertahun-tahun van gogh berusaha untuk bisa menguasai hal tersebut barulah ia memulai untuk menggunakan beragam warna. Saat itu, satu dari beragam aspek yang digunakan oleh lukisan van gogh berhubungan dengan pemakaian warna yang tebal.

Beberapa tahun sebelum kematiannya, van gogh memprediksikan bahwa siapapun orang yang bisa mengetahui bagaimana cara menggunakan warna pada lukisannya sebagaimana orang lain tidak bisa melakukannya, maka ia akan menjadi pelukis ternama di masa depan. Beliau mengekspresikan hal itu pada suratnya yang dikirimkan ke saudaranya theo pada may 1888.

Tetapi saya yakin saya benar kali ini mengenai generasi selanjutnya, dan ini bagaimana kami melakukan segalanya yang kami bisa tanpa bertanya ataupun komplain.

Selama sisa hidupnya van gogh tidak pernah menjadi seorang pelukis ternama dan tidak pernah menyangka untuk bisa menjalani hidupnya sebagai seorang pelukis. Van gogh hanya menjual sebuah lukisannya selama hidupnya The Red Vineyard. Lukisan ini terjual di Brusels sebesar 400 Francs hanya beberapa bulan sebelum beliau meninggal.

Vincent Van Gogh meninggal ketika beliau berusia 37 tahun dan membawa karirnya sebagai pelukis hingga akhir, tetapi beliau adalah orang pertama yang menjadi pelukis terbaik untuk masa depan yang bisa menginspirasikan para pelukis dunia hingga saat ini.

Beberapa minggu setelah kematiannya, Saudara kandungnya theo meniliskan surat ke saudara perempuannya Elizabeth mengenai kemampuan Van Gogh sebagai pelukis yang baik.

“Di surat terakhir yang beliau tuliskan ke saya yang kira-kira 4 hari sebelum beliau meninggal, beliau berkata “Saya mencoba untuk menjadi pelukis yang baik dengan memiliki perasaan cinta dan pendirian yang baik pada diri saya.” Orang-orang yakin bahwa ia adalah pelukis yang baik, sesuatu yang ia lakukan lebih baik daripada sesuatu yang orang biasa bisa lakukan. Di saat ini, hal ini meyakinkan saya bahwa ia adalah orang yang terhormat hingga saat dia meninggal.”

Sejak

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: